Jumat, 19 Juli 2019

E-busines Pd PT garuda Indonesia

Profil Perusahaan dan Sejarah Singkat Garuda Indonesia




Nama Perusahaan      : PT. Garuda Indonesia Airline
Alamat Kantor Pusat   : Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 13 Jakarta 10110
Telepon                      : (021) 231 2612
Faksimili                        : (021) 381 1486
Email                           : corporate@garuda-indonesia.com
Website                        : http://www.garuda-indonesia.com
Cabang di Indonesia    : 21 Kantor Cabang
Cabang du Luar Negri   : 24 Kantor Cabang
Bidang Usaha                 : Jasa Angkutan Udara
  Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia. Sejarah Garuda Indonesia berawal dari tahun 1940-an pada saat Indonesia masih berperang melawan Belanda. Garuda Indonesia berdiri pada tanggal 26 Januari 1949 yang pada saat itu bernama Indonesian Airways. Pesawat pertama Garuda Indonesia di beri nama Seulawah atau Gunung Emas yang dananya di dapatkan dari sumbangan masyarakat Aceh dengan harga 120.000 dolar Malaysia. 
     Pada tanggal 28 Desember 1949, nama Garuda Airways diganti menjadi Garuda Indonesian Airways. Pada tanggal 1 Maret 1950 Garuda Indonesia baru dapat beroperasi dengan sejumlah pesawat yang diterima pemerintah Republik Indonesia dari perusahaan penerbangan KLM. Garuda Indonesia adalah sebuah perusahaan milik negara Republik Indonesia. Garuda Indonesia berkantor pusat di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13. Jakarta Pusat, Indonesia.
Kini jaringan penerbangan Garuda telah menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia, sedangkan ke luar negeri meliputi kota–kota di benua Asia, Australia dan Eropa. Garuda Indonesia telah menerapkan standar internasional sesuai dengan standar ISO 9001 – 2001.

➤Jenis E-Business Yang Diterapkan Oleh PT. Garuda Indonesia




¢Brand Garuda Indonesia mengembangkan dua jenis e-Commerce, yaitu Business to Business dan Business to Customer.  B2B dilakukan Garuda dengan menyediakan Coporate Online dan Agency Online, sedangkan B2C dilakukan dengan personnal online booking.
Fitur e-Commerce untuk brand Garuda Indonesia sangat lengkap bila dibandingkan dengan fitur e-Commerce dari brand maskapai penerbangan lainnya. Garuda Indonesia menawarkan e-Commerceterpadu yang disebut dengan 28 Customer Touch Points yang memungkinkan calon/penumpang Garuda Indonesia mengakses service online dari before flying sampai after arrival yang disediakan melalui web. Fitur-fitur tersebut sangat jelas dan mudah dimengerti.

Beberapa fitur tersebut adalah:
¢ 1. Book Flight
¢2.Check In dan e-Ticketing
¢3.Show Schedule and Tariff
¢4.e-Payment
¢5.Promotion and Touch the Feel
6.Corporate/Agency Online


Gambar. E-Bussiness pada sistem Ticketing PT. Garuda Indonesia Airlines



Langkah-langkah e-tiket
¢Setelah memesan secara online di website maskapai maupun melalui Online Travel Agent seperti Traveloka.com, etiket akan dikirim ke email pemesan.
¢Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan setelah menerima etiket di email:
¢Buka attachment file etiket di email (biasa berupa file PDF)
¢Print etiket di atas kertas A4 sebagai dokumen pribadi atau untuk menunjukkan kode booking ke petugas di bandara.
Pada hari keberangkatan, bawa etiket tersebut ke bandara untuk proses check-in disertai dengan kartu identitas resmi berfoto seperti KTP, SIM (rute domestik) atau paspor (rute internasional). Maskapai membutuhkan kode booking (PNR) di e-tiket untuk kemudian mencocokkan data yang ada di database mereka dengan info yang ada di identitas resmi kita. Jika sesuai, maka mereka akan memberikan boarding pass.








➤Strategi bisnis yang diterapkan oleh PT. Garuda Indonesia

1. Customer Relationship Management
¢CRM berkaitan dengan kegiatan penjualan terpadu, marketing dan strategi pelayanan kepada pelanggan.. Melalui CRM Garuda Indonesia menggunakan jaringan pelanggan yang ada saat ini untuk meningkatan pendapatan perusahaan, memperoleh informasi yang lengkap untuk memberikan layanan prima, dan sekaligus memperkenalkan channel procedures yang konsisten.
¢
¢2.  Enterprise Resource Planning.
Dhewanto dan Falahah (2007) mendeskripsikan ERP sebagai sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya organisasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholder) atas organisasi tersebut.

¢3. E-Precurement dalam Supply Chain Management System PT Garuda Indonesia, Tbk.
¢Dari semua hubungan e-business yang dilakukan oleh Garuda Indonesia, transaksi B2B (bisnis ke bisnis) menghasilkan nilai bisnis yang paling tinggi, maka Garuda Indonesia memutuskan untuk mengembangkan kinerja operasional dalam proses pembelian dengan menerapkan e-procurement system.

¢4. Human Resources Management System pada PT Garuda Indonesia, Tbk
Unit SDM melakukan transformasi peran dan fungsinya agar menciptakan nilai tambah sejalan dengan strategi bisnis perusahaan.  Program e-Recruitment Garuda Indonesia tidak hanya mencakup tools publish vacant position, namun juga seluruh proses administrasi dan pencatatannya. Selain itu, Garuda juga terus berupaya menyempurnakan pengelolaan karir sehingga lebih mudah memetakan pegawai potensial dalam talent pool (grup Perusahaan). Sistem pembelajaran e-learning juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM perusahaan. Sementara itu, sejalan dengan strategi bisnis, Perusahaan berupaya menyempurnakan Human Capital Manual (HCM) yang mengatur tentang kebijakan SDM, organisasi, rekrutmen dan seleksi, mutasi antar unit maupun antar perusahaan dalam grup, sistem penilaian kinerja, pengembangan karir serta kompensasi dalam Human Resources Management System sehingga menghasilkan SDM yang kompetitif, inovatif dan memiliki integritas tinggi sesuai sasaran pencapaian bisnis perusahaan.


➤KESIMPULAN
¢Model bisnis, layanan dan revenue yang digunakan oleh garuda Indonesia adalah business to business (B2B) dan business to consumer (B2C), dimana dalam setiap model bisnis yang digunakan oleh garuda Indonesia selalu diupayakan inovasi-inovasi dalam setiap layanannya untuk meningkatkan kualitas dari pengalaman yang akan ditawarkan. Selain Penerapan e-business pada PT Garuda Indonesia, Tbk telah terintegrasidengan cukup baik. Hal ini dilihat melalui arsitektur aplikasi perusahaan yang memberikan kerangka kerja konseptual yang menghubungkan antar proses dan interface dari aplikasi e-business.

 Jadi, manfaat E-Bussiness  pada PT Garuda Indonesia diantaranya :
¢1. Menigkatkan daya saing perusahaan
¢2. Mengurangi biaya operasional
¢3. Potensi memperluas usaha di bidang yang baru
¢4. Memperpendek jarak antara konsumen dengan perusahaan tersebut
¢5. Menigkatkan layanan konsumen, menigkatkan produktivitas
¢6. Mempermudah akses informasi
7. Lahirnya  era  e-business  memberi  tantangan  baru  bagi  dunia  akademis  untuk
mempersiapkan SDM yang memahami dan menguasai bidang tersebut, dll.












Disusun oleh 
kelompok 1 Tugas SIM 
- Iwan Sulastomo
- Trias Ayu Absari
- Novit Regal
- Ria Rizqy Wardianti
- Lindasari
- Maryudi
- Heriyansyah
- Fadli Apriza
Pascasarjana SABURAI

Rabu, 17 Juli 2019

E-Business

ELECTRONIC BUSINESS 





A. Elektric Business

1         * Pengertian E- Business

1.         Pengertian E- Business


Menurut ahli E- Business merupakan penggunaan internet dan teknologi informasi untuk dapat mendukung E-Commerce, komunikasi perusahaan dan proses bisnis web, dimana keduanya berada di dalam suatu jaringan perusahaan untuk memfasilitasi pelanggan dan rekan bisnis. E-Business meliputi E-Commerce, yang mana melibatkan pembelian, penjualan dan pemasaran, serta service product, service dan informasi pada internet dan jaringan (O’brien dan Marakas,2006).

Menurut Bantley dan Whitten (2007), E-Business atau Electronic Business merupakan suatu bentuk aktifitas hasil dari kegunaan internet dalam mengurus dan  mendukung kegiatan bisnis dalam suatu perusahaan setiap harinya. Sedangkan Chaffey (2007) mendefinisikan E-Business sebagai penggunaan jaringan elektronik untuk bisnis dan biasanya menggunakan teknologi web.

Sedangkan menurut Turban (2008), E-Business merujuk pada definisi yang lebih luas dari E-Commerce, tidak hanya sekedar menjual dan membeli produk atau jasa, tetapi juga melayani pelanggan, kolaborasi antar rekan bisnis dan membawa sebuah perusahaan dalam melakukan transaksi secara elektornik. E-Business tidak hanya menjual atau membeli barang dan jasa tetapi juga melayani konsumen, kerjasama dengan berbagai partner bisnis, melakukan Elearning dan melakukan transaksi elektronik di dalam sebuah organisasi (Turban. Leodner,McLean dan Wheterbe,2008).

Sehingga dapat disimpulkan Pengertian E-Business (Electronic Business) merupakan suatu kegiatan transaksi, jual-beli, bisnis yang dilakukan dengan melalui perangkat elektronik atau juga dengan internet sehingga perusahaan itu dapat langsung berinteraksi dengan costumer, supplier ataupun juga rekan bisnis. Atau secara lebih singkat dapat diartikan e-business merupakan penggunaan Teknologi Informasi serta juga Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga bisa memperoleh keuntungan. Teknologi Informasi serta juga Komunikasi pada e-business ini digunakan dalam meningkatkan bisnis perusahaan yang mencangkup semua aspek yang berorientasi pada profit ataupun juga nonprofit suatu perusahaan.

E-business ini dapat dikatakan juga sebagai iklan supaya para konsumen ini bisa membeli produk-produk perusahaan. Sehingga e-business ini akan sangat berguna bagi e-commerce, disebabkan karena fungsi dari e-business merupakan untuk mendukung bagian-bagian pada perusahaan seperti misalnya bagian produksi, finance, marketing dll. Jadi perusahaan juga akan menggunakan Teknologi Informasi serta juga Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga bisa mendapatkan keuntungan.


1       * Jenis-jenis e-business dan contohnya 




1.             B2C (Business to Consument)
B2C adalah kegiatan e-business dalam pelayanan secara  langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Transaksi penjualan dapat dilakukan di intenet dan pemesanan langsung dilakukan oleh konsumen dengan melihat harga - harga yang sudah tercantum.
Contoh dari Website E-Commerse B2C adalah :
-          Giestore Aksesoris (Giestore.com)
Giestore adalah sebuah toko online yang menjual berbagai jenis aksesoris, giestore.com termasuk kedalam jenis website E-Commerse B2C karena Giestore adalah sebuah perusahaan yang menjual barang – barangnya kepada konsumen secara langsung.

2.             B2B (Business to Business)
B2B adalah transaksi secara elektronik antara objek bisnis yang satu dengan objek bisnis lainnya. B2B disebut juga transaksi antar perusahaan. Transaksinya menggunakan EDI (Elektronikm data Interchange) dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi. B2B juga digunakan untuk pengiriman dan penerimaan berupa proposal bisnis.
Contoh website E-commerce B2B adalah :
    -          PT Krakatau Steel (www.krakatausteel.com)
PT Krakatau Steel adalah perusahaan baja terbesar di Indonesia, untuk melakukan pemesanan baja di Krakatau Steel setiap perusahaan harus mendaftarkan perusahaannya. Setelah terdaftar Perusahaan  Mitra dapat memesan baja di Krakatau Steel dengan menggunakan EDI.

3.             C2C (Consumer to Consumer)
C2C adalah Sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan pada saat tertentu. C2C merupakan model e-commerce yang telah menjamur di Indonesia. 
Contoh Dari Website C2C adalah :
-          Carmudi (carmudi.co.id)
Carmudi.co.id adalah situs jual beli kendaraan yang memberikan penawaran terbaik dalam pasar mobil di Indonesia. Di carmudi.co.id  pengunjung situs dapat mengiklankan mobil yang akan dijual ataupun jika ingin membeli mobil, pengunjung situs dapat mencari mobil mobil yang ditawarkan oleh pengunjung lain di carmudi.co.id.

4.             C2B (Consumer to Business)
C2B adalah jenis e-commerce dengan pembalikan utuh dari transaksi pertukaran atau jual beli barang secara tradisional, meliputi individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi, serta individu yang mencari penjual, berinteraksi dengan penjual tersebut, dan melakukan transaksi.
Contoh C2B  Yaitu :
-          Google Play (http://play.google.com/)
Google Play adalah layanan konten digital milik Google yang melingkupi toko untuk produk-produk seperti musik/lagu, buku, aplikasi, permainan. Para pengembang dapat mengupload produk – produk nya di google play. Produk yang telah di upload ke google play kemudian akan ditawarkan oleh google ke pengguna. Dengan kerjasama ini berarti pengembang bertindak sebagai consumer dan google sebagai business yang menampung produk- produk dari para pengembang.


5. Intrabsuiness. Tipe ini mencakup semua aktivitas internal perusahaan yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara beberapa unit dan individu di dalam perusahaan.

6. E-Learning. Pelatihan yang digunakan untuk edukasi yang disajikan secara online. E-Learning digunakan secara mendalam di dalam suatu perusahaan untuk pelatihan karyawannya (e-training). E-Learning juga disebut sebagai “universitas maya”.

7. Exchange-to-exchange (E2E). Ini merupakan Pasar Publik Elektronik (Public Electronic Market) diantara pembeli dan penjual.

8. E-Government. Dalam aspek ini entitas di lingkup pemerintahan membeli atau menyediakan barang-barang, jasa, atau informasi kepada pelaku bisnis. Ada 3 macam E goverment : G2B (Goverment to Business), B2G (Bussiness to Government), G2G (Government to Governments)
      ➤G2B (Goverment to Business)
G2B adalah suatu bentuk kerjasama antara pemerintah dengan para pelaku bisnis/sektor bisnis dengan menggunakan interaksi secara online.
Contoh : Pajak perseroan, Peluang Bisnis, Pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (Hukum Bisnis), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll.

      ➤ B2G (Bussiness to Government)
B2G sama dengan B2B disebut sebagai definisi pasar “pemasaran sektor publik” yang mencakup pemasaran produk dan jasa untuk instansi pemerintah melalui teknik komunikasi pemasaran terpadu seperti iklan, dan komunikasi berbasis web, dll.
Contoh:
http://www.businessofgovernment.org/
IBM Center for the Business of Government menghubungkan penelitian manajemen publik dengan praktek. Sejak tahun 1998, telah membantu para eksekutif sektor publik meningkatkan efektivitas pemerintah dengan ide-ide praktis. Kami mensponsori penelitian independen oleh pikiran teratas di perguruan tinggi dan sektor non-profit. Dan menciptakan peluang untuk dialog tentang berbagai topik manajemen publik.

       ➤G2G (Government to Governments)
Di era globalisasi ini terlihat jelas adanya kebutuhan bagi negara-negara untuk saling berkomunikasi secara lebih intens dari hari ke hari. Kebutuhan untuk berinteraksi antar satu pemerintah dengan pemerintah setiap harinya tidak hanya berkisar pada hal-hal yang berbau diplomasi semata, namun lebih jauh lagi untuk memperlancar kerjasama antar negara dan kerjasama antar entiti-entiti negara (masyarakat, industri, perusahaan, dan lain-lain) dalam melakukan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi perdagangan, proses-proses politik, mekanisme hubungan sosial dan budaya, dan lain sebagainya.
Contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi, Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.

KESIMPULAN
E-Bussiness,E-Commerce,E-Learning dan E-Goverment memiliki arti yang sama yaitu suatu kegiatan (bisnis) yang dilakukan seseorang atau lebih melalui jasa internet. Yang membedakannya hanyalah, dalam E-Bussiness dan E-Commece kegiatan yang dilakukan oleh pebisnis yaitu kegiatan untuk transaksi jual beli barang atau jasa tertentu melalui jasa internet, sedangkan dalam E-Learning hanya menggunakan jasa internet untuk melakukan pembelajaran atau melakukan transakasi (ex: pembayaran SNMPTN secara online, pembayaran uang SPP, dan lain sebagainya) yang berguna dalam pendidikan .

Dalam hal ini, E-Learning dapat menjadi bagian dari e-business jika pembelajaran menjadi salah satu proses bisnis utama dari organisasi. dan pemerintah lainya yang dianggap berguna dalam melakukan proses E-Government itu penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk bertukar informasi dan pelayanan kepada penduduk, perusahaan-perusahaan, dan pemerintahan lainnya.
* Kelebihan dan kelemahan e-business

- Adapun beberapa keunggulan atau kelebihan dari e-business, yang diantaranya sebagai berikut:
a. Akses yang mudah Maksudnya supaya dapat terhubung atau berinteraksi jarak jauh atau tidak langsung dengan konsumen, para pembisnis hanya membutuhkan koneksi internet yang memadai.
b. Lebih tepat sasaran
Jadi para pembisnis yang mempromosikan produknya akan lebih tepat sasaran, sehingga konsumenpun akan bertambah.
c. Menghemat waktu
Jika untuk berinteraksi ataupun bertransaksi harus menemui konsumen atau menemui rekan bisnis, maka dengan e-business komunikasi dapat dilakukan secara online di internet sehingga dapat menghemat waktu.
d. Tidak membutuhkan modal yang terlalu besar
Kebanyakan slalu orang beranggapan bahwa untuk memulai suatu bisnis membutuhkan modal yang cukup besar, khususnya dalam melakukan promosi produk yang akan di jual. Sedangkan sekarang ini dapat dilihat banyak sekali orang yang berbisnis menggunakan internet atau secara online dengan modal yang sedikit atau tidak terlalu besar. Hanya dengan modal yang kecil dan di dukung dengan koneksi internet yang memadai, banyak orang yang langsung bisa menjalankan bisnis. Contoh bisnis di internet adalah menjadi reseller, jadi hanya menjual ulang produk-produk yang dijual oleh penjual lain tentunya dengan kesepakatan yang sudah disepakati sebelumnya.

- Adapun beberapa kelemahan yang dimiliki oleh e-business, yang diantaranya sebagai berikut:
a. Tidak adanya pertemuan secara langsung dengan konsumen maupun sebaliknya
Jadi tidak ada akses antara pembisnis dengan konsumen sehingga tidak akan terjadi tatap muka secara langsung antara penjual dan pembeli. Jika ingin bertemu harus membuat kesepakatan terlebih dahulu.
b. Beresiko terjadinya penipuan
Karena transaksi tidak secara langsung maka beresiko terjadinya penipuan, terutama bagi pembisnis pemula yang masih kurang pengetahuan mengenai bisnis di internet. Tapi saat ini banyak sekali cara untuk menghindari penipuan salah satunya dengan transaksi menggunakan rekening bersama, sehingga transaksi menjadi lebih aman.


1         * strategi e-business pada perusahaan

Adapun konsep atau strategi yang dilakukan perusahaan dalam menjalankan e-business dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yang diantaranya sebagai berikut:

a. ERP (Enterprise Resource Planning)
Merupakan strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang dapat digunakan untuk berkoordinasi mengenai sumber daya dan informasi yang digunakan untuk proses dalam berbisnis.

b. EAI (Enterprise Application Programs)
Merupakan strategi bisnis menganai konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan dapat bertukar informasi.

c. CRM (Customer Relationship Management)
Merupakan strategi bisnis dari layanan dan perangkat lunak (softwere) yang di desain untuk meningkatkan keuntungan dan kepuasan para konsumen.

d. SCM (Supply Chain Management)
Merupakan strategi manajemen mengenai rantai suplai yang secara otomatis akan terkomputerisasi.


1           *Ciri – Ciri dari E-Business

Ada beberapa ciri – ciri dari e-business yang bisa kita simpulkan. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri dari e-business :
1.      E-business memiliki cakupan program yang lebih luas, tidak hanya tefokus pada proses transaksi jual beli saja.
2.      E-business biasanya memiliki sebuah kantor pusat ataupun kantor perwakilan untuk memanage seluruh bisnis elektronik yang dikembangkan.
3.      E-business memiliki banyak sekali fitur yang sangat lengkap, mulai dari tim pemasaran, tim IT dan maintenance, dan sebagainya.
E-business dapat dilihat atau dipandang sebagai keseluruhan bagian dari sebuah situs yang menawarkan fasilitas e-commerce.


        *  Perbedaan Antara E-Bussiness dan E-Commerce

Pada dasarnya, e-commerce dan juga e-business bisa kita bedakan dengan sangat mudah. Hampir semua e-commerce adalah bagian dari e-business, jadi tidak salah apabila kita menyebutkan banyak toko – toko online sebagai bentuk dari e-commerce ataupun e-business. Namun demikian, tetap ada sebuah perbedaan antara kedua layanan yang berada di dalam jaringna internet ini, yaitu :
1.      E-business mencakup area yang sangat luas, mulai dari pembangunan modal, sumber daya manusia, sumber daya teknologi, proses marketing dan pemasaran, manajemen perkantoran, proses audit, dan segala macam elemen lainnya. Sedangkan, e-commerce hanya berfokus pada proses jual beli atau pemindahtanganan yang dilakukan melalui proses transaksi secara elektronik di sebuah situs.
2.      E-commerce merupakan bagian kecil dari sebuah e-business. Ibaratnya, apabila kita ibaratkan sebagai tubuh manusia, e-business adalah seluruh tubuh manusia, sedangkan e-commerce hanyalah bagian tangan kiri atau tangan kanan manusia saja.
3.      E-commerce hanya membutuhkan spesifikasi dan jga kemampuan analisa dari segi penjualan dan transaksi saja. Sedangkan e-business membutuhkan pertimbanan matang dari berbagai aspek, mulai dari aspek pemasaran, produksi, dan sebagainya.


NB: dikutip dari berbagai sumber.
Disusun oleh :
kelompok 1 Tugas SIM 
- Iwan Sulastomo
- Trias Ayu Absari
- Novit Regal
- Ria Rizqy Wardianti
- Lindasari
- Maryudi
- Heriyansyah
- Fadli Apriza

Pascasarjana SABURAI