Profil Perusahaan
dan Sejarah Singkat Garuda Indonesia
Nama
Perusahaan : PT.
Garuda Indonesia Airline
Alamat
Kantor Pusat : Jalan Medan Merdeka
Selatan Nomor 13 Jakarta 10110
Telepon
: (021) 231 2612
Faksimili
: (021) 381 1486
Email
: corporate@garuda-indonesia.com
Cabang di
Indonesia : 21 Kantor Cabang
Cabang du
Luar Negri : 24 Kantor Cabang
Bidang
Usaha
: Jasa Angkutan Udara
Pada tanggal 28 Desember 1949, nama Garuda Airways diganti menjadi Garuda Indonesian Airways. Pada tanggal 1 Maret 1950 Garuda Indonesia baru dapat beroperasi dengan sejumlah pesawat yang diterima pemerintah Republik Indonesia dari perusahaan penerbangan KLM. Garuda Indonesia adalah sebuah perusahaan milik negara Republik Indonesia. Garuda Indonesia berkantor pusat di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13. Jakarta Pusat, Indonesia.
Kini jaringan penerbangan Garuda telah menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia, sedangkan ke luar negeri meliputi kota–kota di benua Asia, Australia dan Eropa. Garuda Indonesia telah menerapkan standar internasional sesuai dengan standar ISO 9001 – 2001.
➤Jenis E-Business Yang Diterapkan Oleh PT. Garuda Indonesia
¢Brand Garuda
Indonesia mengembangkan dua jenis e-Commerce, yaitu Business to Business dan Business
to Customer. B2B dilakukan Garuda dengan menyediakan Coporate Online dan Agency Online, sedangkan B2C dilakukan dengan personnal online booking.
Fitur e-Commerce untuk brand Garuda Indonesia sangat lengkap bila
dibandingkan dengan fitur e-Commerce dari brand maskapai penerbangan lainnya. Garuda
Indonesia menawarkan e-Commerceterpadu yang
disebut dengan 28 Customer Touch Points yang
memungkinkan calon/penumpang Garuda Indonesia mengakses service online
dari before flying sampai after arrival yang disediakan melalui web.
Fitur-fitur tersebut sangat jelas dan mudah dimengerti.➤Beberapa fitur tersebut adalah:
¢ 1. Book
Flight
¢2.Check In
dan e-Ticketing
¢3.Show
Schedule and Tariff
¢4.e-Payment
¢5.Promotion
and Touch the Feel
6.Corporate/Agency
Online
Gambar.
E-Bussiness pada
sistem Ticketing PT. Garuda Indonesia Airlines
➤Langkah-langkah e-tiket
¢Setelah memesan secara
online di website maskapai maupun melalui Online Travel Agent seperti
Traveloka.com, etiket akan dikirim ke email pemesan.
¢Berikut langkah-langkah
yang harus dilakukan setelah menerima etiket di email:
¢Buka attachment file
etiket di email (biasa berupa file PDF)
¢Print etiket di atas
kertas A4 sebagai dokumen pribadi atau untuk menunjukkan kode booking ke
petugas di bandara.
Pada hari
keberangkatan, bawa etiket tersebut ke bandara untuk proses check-in disertai
dengan kartu identitas resmi berfoto seperti KTP, SIM (rute domestik)
atau paspor (rute
internasional). Maskapai membutuhkan kode booking (PNR) di e-tiket untuk
kemudian mencocokkan data yang ada di database mereka dengan info yang ada di
identitas resmi kita. Jika sesuai, maka mereka akan memberikan boarding pass.
➤Strategi bisnis
yang diterapkan oleh PT. Garuda Indonesia
1. Customer Relationship
Management
¢CRM berkaitan dengan kegiatan penjualan
terpadu, marketing dan strategi pelayanan kepada pelanggan.. Melalui CRM Garuda
Indonesia menggunakan jaringan pelanggan yang ada saat ini untuk meningkatan
pendapatan perusahaan, memperoleh informasi yang lengkap untuk memberikan
layanan prima, dan sekaligus memperkenalkan channel procedures yang konsisten.
¢
¢2. Enterprise Resource Planning.
Dhewanto dan Falahah (2007)
mendeskripsikan ERP sebagai sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola
sumber daya organisasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk
menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholder)
atas organisasi tersebut.
¢3.
E-Precurement dalam Supply Chain Management System PT Garuda Indonesia, Tbk.
¢Dari semua
hubungan e-business yang
dilakukan oleh Garuda Indonesia, transaksi B2B (bisnis ke bisnis) menghasilkan
nilai bisnis yang paling tinggi, maka Garuda Indonesia memutuskan untuk
mengembangkan kinerja operasional dalam proses pembelian dengan
menerapkan e-procurement system.
¢4. Human Resources Management System pada PT
Garuda Indonesia, Tbk
Unit SDM
melakukan transformasi peran dan fungsinya agar menciptakan nilai tambah
sejalan dengan strategi bisnis perusahaan. Program e-Recruitment Garuda Indonesia tidak hanya
mencakup tools publish vacant
position, namun juga seluruh proses administrasi
dan pencatatannya. Selain itu, Garuda juga terus berupaya menyempurnakan
pengelolaan karir sehingga lebih mudah memetakan pegawai potensial dalam talent pool (grup Perusahaan). Sistem
pembelajaran e-learning juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM
perusahaan. Sementara itu, sejalan dengan strategi bisnis, Perusahaan berupaya
menyempurnakan Human Capital Manual (HCM)
yang mengatur tentang kebijakan SDM, organisasi, rekrutmen dan seleksi, mutasi
antar unit maupun antar perusahaan dalam grup, sistem penilaian kinerja,
pengembangan karir serta kompensasi dalam Human Resources Management System
sehingga menghasilkan SDM yang kompetitif, inovatif dan memiliki integritas
tinggi sesuai sasaran pencapaian bisnis perusahaan.
➤KESIMPULAN
¢Model
bisnis, layanan dan revenue yang digunakan oleh garuda Indonesia adalah
business to business (B2B) dan business to consumer (B2C), dimana dalam setiap
model bisnis yang digunakan oleh garuda Indonesia selalu diupayakan
inovasi-inovasi dalam setiap layanannya untuk meningkatkan kualitas dari
pengalaman yang akan ditawarkan. Selain Penerapan e-business pada PT Garuda
Indonesia, Tbk telah terintegrasidengan cukup baik. Hal ini dilihat melalui
arsitektur aplikasi perusahaan yang memberikan kerangka kerja konseptual yang
menghubungkan antar proses dan interface dari aplikasi e-business.
Jadi, manfaat E-Bussiness pada PT Garuda Indonesia diantaranya :
¢1.
Menigkatkan daya saing perusahaan
¢2.
Mengurangi biaya operasional
¢3. Potensi
memperluas usaha di bidang yang baru
¢4.
Memperpendek jarak antara konsumen dengan perusahaan tersebut
¢5.
Menigkatkan layanan konsumen, menigkatkan produktivitas
¢6.
Mempermudah akses informasi
O 7.
Lahirnya era e-business memberi tantangan
baru bagi dunia akademis untuk
mempersiapkan SDM yang memahami dan menguasai bidang tersebut, dll.
mempersiapkan SDM yang memahami dan menguasai bidang tersebut, dll.
Disusun oleh
kelompok 1 Tugas SIM
- Iwan Sulastomo
- Trias Ayu Absari
- Novit Regal
- Ria Rizqy Wardianti
- Lindasari
- Maryudi
- Heriyansyah
- Fadli Apriza
Pascasarjana SABURAI




Tidak ada komentar:
Posting Komentar